Monday, February 19, 2007

A Y A H

Syam.... acap orang lain menyapa....

Adiluhung kuletakkan mapan di bejana kalbu

Mitra terbaik laksana tolan tiada valensi

Doaku, cegarlah bangkit.. lepas tepas beban..

Kudekap, kuhirup, kuresapi aset kasih

Kapiran raga khayali salin kobar kilah

Kudus hati khidmati khalayak Khalik

Limpah Doa lirih aliri kisi-kisi segenap indra

Maharana mengacau galau paripurna

Nanap nanar rasuki naluri

Narapatiku... usah lari dariku...

S A K I T

Tatanan nan menawanku... memenjarakan...

Tentamenkah kala ini????

Perawat bertengger pongah tengil

Kian kental terasa ku terengku

Tilampun tak bersahabat enggan kupejam mata

Miris, tragis, sengsara hadirkan seteru kesenjangan

Bugar... sentuhlah aku... sambangilah aku...

Akadku piawai batasi sepak terjang




HEALTH... A BLESSING THAT MONEY CAN NOT BUY!!!!!

Thursday, February 15, 2007

Selamat Datang Cinta

Selamat Datang CintaDiluar, begitu cepat langit membubuhkan warna gelap pada cuaca, . Udara terasa basah dan bau uap air hmmm kehidupan masih terus berjalan meskipun penyair besar kita bilang hidup ini adalah menunda kekalahan .. , angin lebih segar menampar muka. Meski kilat sesekali menyambar, aku sudah tidak perduli lagi. Aku bangun keyakinanku padamu dengan seluruh konsekuensi yang mesti aku terima. Aku tidak bicara tentang masa lalu, aku ingin sekarang dan ada di masa yang akan datang, ketika kita bahagia, menemukan kembali bahwa bunga yang pernah kita tanam di sudut sebuah taman, masih ada dan mekar dengan sengitnya..Tentu bukan suatu kebetulan aku bertemu denganmu karena tidak ada yang begitu tiba tiba diaturanNYA..namun memang mengalir saja menurut pemahaman kita ada yang terasa hangat dan dekat..membuncah buncah kepala karena rindu menggumpalkan kebimbangan yang berbias kegelisahan. Ketika aku berandai andai untuk dekat kepadamu ada kebahagian yang menyelinap dalam setiap deru hembusan nafasku dan rasanya tak sebanding dengan rasa cemas yang kumilki akan rasa takut kehilangan takut menyakiti antara rasa sayang dan kepossesifan diriku…aku gamang namun aku harus melangkah dengan norma norma yang telah engkau miliki..norma norma yang telah membuatku terpacu untuk mengikuti.Begitu Banyak yang kubayangkan ketika engkau “menari” dalam kehidupanku…ketika selendang terkibas dan kaki melangkah mengikuti ritmis ah….aku selalu berandai andai but keep on tango dear suatu masa aku pasti akan menari bersamamu. Sehinga Kematian kemudian bukan suatu hal yang mengerikan lagi dihadapanku meskipun aku ingin hidup seribu tahun lagi. Aku sedang menyentuhmu saat ini menyatukan diri pada kesemestaan hidup ekosistemku pada bilik istimewa yang khusus kubangun buatmu tidak terpaku pada sudut hati tapi pada semua ruang yang ada dalam hatiku…Aku butuh kamu sebagai sesuatu yang begitu berharga untuk berbagi sebagian perjalanan sisa hidup..rasanya tidak ada yang lebih istimewa dari karunia terbesar ini yang dengannya kita merasa seolah ada sebagai khalifah pada dunia Bergenggaman jari, kita tarik dan hembuskan pelahan apa yang kita rasakan, coba tanggalkan semua hal yang mengeruhkan suasana kedekatan seperti itu. Are you ready my dear?Apakah Kamu tahu dear bahwa aku sering bertandang ketempat bayanganmu ah aku yakin engkau juga merasakannya ..semua tampak wajar wajar saja..yang tidak wajar adalah justru ketika aku meninggalkan tempat itu.. rindu terjatuh berceceran disepanjang penantian dan sesampai dikesadaran aku mengerti bahwa aku sedang sendiri dalam keheningan..kureguk hening kumampatkan sepi lagi dengan merindukanmu kembali karena aku yakin jeruji jeruji cinta adalah terbuat dari RINDU..dengan rindu cinta ini akan terjaga..selamat datang Cinta semoga kunci hati yang telah kuberikan kepadamu bisa membekali diri kita dalam menghadapi kejanggalan kejanggalan dalam perjalanan nantinya.Peluk cium dariku..
Pemberian seorang rekan... Greatly Appreciated!!!

Sunday, February 11, 2007

JALAN TERTUNDA

Aku sudah di bulan...

Aku masih gelisah...

Aku malu berharap...

Aku tetap penjahat...

Aku kerap meratap...

Aku simpuh sedakap...

Aku jera berbuat...

Aku tetap penjahat...

Galau Berantai

Merintih pedih...

Kian Galau mencekam

Kekalutan merajai relung relung

Terhimpit, tertekan, tak terkendali

Sekian detik seribu harap

Tarik menarik ragu dan asa

Harap nan tak berujung

Melilit, memasung, nyaris sempurna

R E S A H...Banget..

Gelandangi resah gamati sukma

Damba menggual picik

Ragu hampiri dengan bongaknya

Anjuri asaku tetap bertahta

Mengakaskan resahku takluk terdiam

Sambangi kesah tatahi nurani

Wahai resah... kini kita sejawat



Sanur.. Jazzy cafe.. waiting for the moment of painting...
Thanks to "Win" for an inspiration

Saturday, February 10, 2007

Sunset...Raga..

Senja mengulum berkia-kia ragaku dibuatnya

Gelitik lirikku kerahkan decak

Pelawaku merejang jelajah nadir khayal

Riak menyekat simbahi sekujur raga

tutur syukur kulantunkan larap-larap

Matahari senja lucuti segenap kegalauan

Rasa bayu temani elegi jelmai bugar raga

Tatap menggual seiring sirna sang surya

Penantian bulan badar silih niat semulaku sayupkan.. lelah..



Grobokan..Bali.. simply amazing!!!